Rabu, 26 September 2018

Bagaimana Agar Unggul Dalam Kompetisi Mencari Kerja

Ketika berbicara tentang perekrutan karyawan, banyak yang berkata seorang pelamar kerja bisa berhasil karena keberuntungan sedang berada dipihaknya. Perekrutan karyawan juga sering diibaratkan seperti melempar banyak anak panah dan berharap salah satunya mengenai target. Semua hal diatas adalah pengandaian yang sering anda dengar saat proses perekrutan karyawan.

Bagaimana Agar Unggul Dalam Kompetisi Mencari Kerja

Namun pertanyaan mendasarnya adalah apa yang membuat seorang pelamar menjadi pemenang dalam suatu persaingan kerja? Jawabannya karena karyawan yang dipekerjakan melakukan banyak hal dengan benar dan hampir tidak melakukan kesalahan.

Ketika menyeleksi kandidat, seorang manager perekrutan harus membedakan antara pelamar yang memenuhi syarat dan yang tidak. Pelamar yang tampaknya memiliki kualitas, keterampilan, pendidikan, pengalaman, dan pengetahuan, lebih memiliki kesempatan untuk diundang dalam wawancara kerja. Satu yang terpilih dan pastikan anda lah orangnya. Lalu bagaimana caranya?

Buat presentasi pribadi anda menonjol
Resume dan surat lamaran yang efektif, dan memiliki target yang sesuai akan membuat anda selangkah didepan. Jika pengalaman dan minat anda sesuai dengan pekerjaan yang anda lamar, selamat! anda berada di jalur yang tepat dan siap dijadwalkan untuk wawancara.

Selain menilai kecocokan anda dengan posisi pekerjaan yang dilamar, Manager perekrutan juga akan melihat apa kontribusi yang bisa anda berikan kepada tim di perusahaan tersebut.
  • Penampilan fisik anda sangat penting. Ini adalah hal pertama yang akan dilihat oleh manager perekrutan. Buat kesan pertama sebaik mungkin dengan memperhatikan cara anda berpakaian, menata rambut, riasan, dan perhiasan. Presentasikan diri anda sebagai calon kandidat yang sempurna. 

Interaksi selama wawancara dapat menyukseskan atau menggagalkan kesempatan anda
  • Persiapkan respon dan jawaban dengan spesifik dan professional. Jawaban anda harus terdengar kompeten, berpengetahuan dan berpengalaman. Siapkan pula contoh-contoh dari apa yang telah anda capai, sumbangkan, dan yakini. Karena kebayakan orang tidak melakukan hal ini dengan baik.
  • Berikan perhatian khusus pada bagian fisik anda yang akan menjadi bukti selama wawancara berlangsung. Kuku yang kotor sama pentingnya dengan noda di pakaian, karena itu perhatikan dengan benar penampilan anda bahkan hingga bagian terkecil sekalipun karena hal itu bisa mencerminkan pribadi anda.
  • Komunikasi yang santai sangat penting. Penting untuk berbicara tentang masalah dan target anda tentang tempat kerja tersebut. Ajukan pertanyaan untuk menilai apakah visi dan misi perusahaan tersebut cocok dengan anda. Anda tidak selalu harus bergabung dengan organisasi yang tidak sesuai dengan anda, Karena itu ada baiknya untuk terus mencari.

Masa lalu akan kembali menghantui
  • Sebelum membuat penawaran kerja, seorang manager perekrutan yang cerdas akan menyelidiki latar belakang anda dengan mencari orang-orang yang mengetahui pekerjaan masa lalu anda, asosiasi professional, dan aktivitas keterlibatan anda dalam masyarakat. Selain itu penting juga bagi manager perekrutan untuk mengetahui pendapat orang lain tentang anda.
  • Mungkin anda sulit mempercayai bagaimana cara anda menjalani hidup dan menyesuaikan diri di tempat kerja dapat menjadi hal yang penting untuk meningkatkan peluang. Hidup dengan integritas, berhubungan baik dengan rekan kerja, tidak mencari musuh dan sebagainya dapat mendukung anda dalam mencari pekerjaan. Ketika suatu perusahaan membuka lowongan pekerjaan yang anda idam-idamkan dan membutuhkan referensi dari orang-orang disekitar , maka pastikan apa yang mereka katakan tentang anda adalah hal yang akan membawa anda menuju pekerjaan impian.
  • Pastikan referensi dan mantan supervisor anda memberikan respon yang cepat dan professional ketika dihubungi oleh calon perusahaan baru anda. Manager perekrutan yang cerdas akan memanggil mereka dan mengajukan banyak pertanyaan, oleh karena itu referensi yang sulit dijangkau dapat merusak tawaran pekerjaan anda.
  • Manager perekrutan biasanya “googling” nama kandidat mereka dan mencari secara online untuk memeriksa latar belakang kandidat tersebut. Jika anda memiliki referensi yang buruk di internet baik tentang pekerjaan, kehidupan, atau latar belakang anda, maka berhati-hatilah. Jika anda menulis blog atau menulis di situs web, komentar orang-orang tentang tulisan anda akan mempengaruhi keputusan perekrutan. Karena manager perekrutan memperhatikan hal-hal tersebut.
baca juga : Tips Menghemat Waktu Mencari Pekerjaan

Bersikap baik dalam setiap interaksi
Setiap interaksi yang anda lakukan itu penting, bahkan dari panggilan telepon awal yang anda dapatkan.
  • Jika anda adalah seorang kandidat yang disukai, maka staf HRD atau manager perekrutan akan tetap menghubungi anda, mereka akan memberi tahu bagaimana proses perekrutan berjalan karena mereka tau bahwa anda adalah salah satu kandidat yang kuat. Namun tentu saja anda masih harus berkompetisi dengan kandidat lainnya, tapi setidaknya anda berada dalam daftar pilihan.
  • Menjalin hubungan interaksi yang baik sangatlah penting bagi perusahaan yang memperkerjakan seorang karyawan. Ketika penawaran datang, anda sudah memiliki hubungan yang baik dengan perusahaan baru tersebut. Membangun hubungan itu penting.

Itulah beberapa tips untuk memenangkan persaingan mencari kerja berdasarkan perekrutan baru-baru ini.

Selasa, 25 September 2018

10 Cara Berikut Untuk Membantu Anda Mendapatkan Pekerjaan Baru

Apakah anda sedang mencari pekerjaan baru? Lalu bagaimana cara terbaik untuk memulainya, menemukan perusahaan yang ingin mewawancarai anda, dan dipekerjakan?

10 Cara Berikut Untuk Membantu Anda Mendapatkan Pekerjaan Baru

Berikut 10 langkah yang dapat anda lakukan untuk mendapatkan pekerjaan baru, termasuk tempat mencari pekerjaan, situs-situs pekerjaan terkemuka, cara menggunakan koneksi anda untuk meningkatkan pencarian kerja, bagaimana melakukan wawancara, tindak lanjut setelah wawancara, dan saran tentang bagaimana cara mendapatkan pekerjaan.

1. Temukan situs lowongan pekerjaan terbaik
Apa saja situs terbaik yang dapat anda gunakan untuk mencari lowongan pekerjaan dengan cepat? Lihat situs-situs pencarian kerja terkemuka, situs web perusahaan, situs pekerjaan khusus, dan situs yang terdaftar berdasarkan jenis pekerjaan. Pertimbangkan juga untuk berkerja dengan perekrut untuk memaksimalkan peluang anda. Tinjau daftar situs pekerjaan terbaik yang bisa anda gunakan untuk memulai pencarian kerja anda.

2. Buat pencarian kerja anda terfokus
Gunakan situs pencari kerja dan masukkan kata kunci yang sesuai dengan minat anda dan lokasi di mana anda ingin bekerja. Mempersempit kriteria pencarian akan membantu anda memfokuskan pencarian kerja yang relevan dengan anda.

3. Bangun citra profesional anda
Buatlah profil LinkedIn dan situs jaringan lainnya dengan citra kuat yang menggambarkan profesionalisme anda, dengan begitu anda akan memberikan kesan positif dan membuat anda menjadi kandidat yang diminati.

4. Jalin hubungan dengan koneksi anda
Setelah anda membuat profil di situs jaringan, mulailah menggunakannya. Hubungkan dengan semua orang yang anda kenal, karena anda tidak pernah tahu kontak mana yang mungkin dapat membantu anda mencari pekerjaan. Bila anda adalah seorang lulusan perguruan tinggi, carilah koneksi yang berisi alumni dari Universitas anda.

5. Gunakan sarana dan aplikasi pencari pekerjaan
Ada berbagai aplikasi, widget, gadget, dan sarana lainnnya yang dapat membantu mempercepat pencarian kerja dan mengelola karier anda. Gunakan sarana-sarana tersebut untuk mempermudah pencarian kerja dan menghemat waktu, selain itu anda juga dapat mengaksesnya dengan mudah melalui smartphone.

6. Buat daftar perusahaan impian anda
Apakah anda memiliki daftar perusahaan dimana anda ingin bekerja? Jika tidak, ada baiknya untuk mulai mencari informasi tentang berbagai perusahaan, mengklasifikasikannya, lalu membuat daftar perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat anda. Semua informasi yang anda butuhkan tersedia di situs web, dan sangat mudah menemukan informasi mendetail mengenai sebuah perusahaan secara online. Setelah anda memiliki daftar perusahaan dimana anda ingin bekerja, selanjutnya anda bisa mulai mencari cara agar lamaran anda diperhatikan. Anda juga bisa mendaftar untuk mendapatkan pemberitahuan melalui email tentang lowongan pekerjaan baru yang dipublish.

baca juga : Tips Mendapatkan Pekerjaan di Perusahaan Impian Anda

7. Luangkan waktu untuk membuat resume dan surat lamaran yang sesuai
Bagaimana perusahaan tahu bahwa anda memiliki kualifikasi yang mereka cari? Tentu anda perlu menunjukkannya kepada mereka. Luangkan waktu untuk menulis resume dan surat lamaran yang menghubungkan kualifikasi anda dengan kriteria pekerjaan yang anda lamar.

Dengan begitu manajer perekrutan akan melihat bahwa kualifikasi anda sesuai dengan kriteria yang mereka cari. Dan anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan panggilan wawancara daripada jika anda hanya mengirimkan resume dan surat lamaran umum.

8. Bersiaplah untuk wawancara
Meluangkan waktu terlebih dahulu untuk mempersiapkan wawancara akan membantu kesuksesan anda. Semakin anda siap maka semakin tenang pula anda. Teliti perusahaan sebelum anda pergi wawancara, berpakaianlah dengan tepat, berlatih menjawab dan mengajukan pertanyaan, serta buatlah upaya untuk mengesankan pewawancara dengan keterampilan, pengalaman, kepercayaan diri, dan keahlian anda.

baca juga : 10 Jenis Pertanyaan Yang Sering Muncul Saat Wawancara Kerja

9. Jangan lupa menindaklanjuti
Setelah wawancara berakhir, sangat penting untuk selalu berterima kasih kepada semua orang yang anda temui. Juga tegaskan kembali minat anda pada posisi tersebut dan ingatkan manajer perekrutan mengapa anda adalah kandidat yang sangat tepat untuk pekerjaan tersebut. Semua orang suka dihargai, dengan memberi ucapan terima kasih melalui email atau catatan kecil kepada pewawancara karena sudah meluangkan waktunya, akan memberi kesan yang baik tentang anda dimata mereka.

10. Menerima atau menolak tawaran kerja
Ketika anda menerima tawaran pekerjaan, penting meluangkan waktu untuk mengevaluasi penawaran dengan saksama sehingga anda membuat keputusan yang tepat baik untuk menerima, atau menolaknya.

Anda tidak harus menerima pekerjaan hanya karena ditawarkan kepada anda, tetapi lakukanlah evaluasi dengan hati-hati dan jika anda ingin menolak, lakukan dengan sopan. Perlu diingat suatu tawaran pekerjaan tidak harus diakhiri dengan keputusan "ya" atau "tidak". Anda mungkin dapat menegosiasikan persyaratan dengan membuat tawaran balik. Atau, anda bisa menegosiasikan beberapa fasilitas tambahan yang akan membuat pekerjaan lebih menarik.

Senin, 24 September 2018

Mengapa Lingkungan Kerja Kaum Milenial Berbeda Dengan Orang Tua Mereka ?

Generasi milenial dapat disebut sebagai agen perubahan dalam berbagai hal seperti mode, musik, hiburan, dan hubungan. Namun, perubahan yang dibawa oleh generasi muda ini kebanyakan ditolak oleh generasi yang lebih tua karena mereka merasa telah nyaman dan familiar dengan hal-hal yang ada sebelumnya, disamping itu mereka juga tidak mengerti bagaimana cara menyesuaikan perubahan yang dibawa oleh generasi milenial dengan kehidupan mereka.

Mengapa Lingkungan Kerja Kaum Milenial Berbeda Dengan Orang Tua Mereka

Generasi milenial telah membuat perubahan di berbagai bidang tak terkecuali dalam lingkungan kerja, yang telah mengubah cara kerja tradisional menjadi jauh lebih modern, mudah beradaptasi, dan bergerak cepat. Bahkan generasi Baby Boomer dan sebagian generasi X tidak mengerti bagaimana cara beradaptasi dan berhubungan dengan kaum muda yang inovatif dan telah bergabung dengan angkatan kerja ini.

Bagaimana kaum milenial mempengaruhi perubahan komunikasi di tempat kerja
Saat ini semua orang telah menggunakan email untuk berkomunikasi baik dalam hal bisnis maupun pribadi. Email menawarkan kecepatan dan efisiensi. Jauh apabila dibandingkan dengan proses pada era dahulu seperti mengirimkan utusan, memo antar kantor dan surat-menyurat. Meskipun email masih menjadi bentuk komunikasi utama untuk bisnis, namun banyak juga yang mengunakan SMS, obrolan group, obrolan Facebook, dan sebagainya untuk berkomunikasi dengan rekan kerja, karena kini semakin banyak waktu yang kita habiskan secara online. Generasi milenial merupakan pengguna asli dari teknologi ini sehingga perkembangan ini jelas akan membuat rekan kerja harus beradaptasi dengan cara komunikasi mereka.

Bagaimana kaum milenial merancang lingkungan kerja
Karena semakin banyak kaum milenial yang meluncurkan bisnis dan memimpin perusahaan, maka tempat kerja yang mereka pimpin pun disesuaikan dengan perubahan masa kini. Selain karyawan didorong untuk saling berinteraksi dan kreatif, desain tempat kerja pun diubah sedemikian rupa, seperti meja kerja tradisional ditukar dengan ruang terbuka, menggunakan meja dan kursi ekstra panjang, dan memakai laptop serta telepon untuk bekerja. Pada dasarnya konsep yang digunakan berfokus pada kemudahan akses antar rekan kerja.

Tidak hanya mengubah tata ruang, tetapi prioritas yang ditawarkan juga berubah dan fleksibel dalam penggunaannya, seperti membuat lingkungan yang nyaman dan menyenangkan, bahkan menawarkan makanan gratis dan akses gym. Semua hal tersebut berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bahagia.

Ketika semua tingkatan karyawan mulai dari asisten hingga presiden dan CEO berbagi ruang kerja yang sama, maka setiap orang memiliki kesempatan berpartisipasi untuk saling memberikan dan mengembangkan ide.

Namun, walaupun dengan tren kantor terbuka sekalipun, tentu masih dibutuhkan sebuah ruangan yang tenang, dan banyak perusahaan telah menemukan cara untuk memastikan karyawannya dapat memiliki waktu sendiri jika itu diperlukan.

Bagaimana kaum milenial mengatur jam kerja
Kita tahu bahwa semua orang dapat dihubungi setiap saat, dengan telepon genggam dan komputer yang selalu siap sedia. Pertanyaannya adalah apa itu jam kerja bagi kaum milenial? dan bagaimana kaum milenial memisahkan antara waktu pribadi dan waktu kerja mereka? Jawabannya. Mereka tidak melakukannya.

Kaum milenial adalah kaum yang multitasking dan dapat menghentikan serta memulai pekerjaan dengan sekejap mata. Di saat tertentu mereka bekerja keras dalam suatu proyek, dan semenit kemudian mereka bersantai sambil melakukan apa yang mereka senangi. Kaum milenial tidak ingin keberhasilan mereka ditentukan oleh jam kerja, tetapi seberapa produktif mereka secara keseluruhan. Disaat generasi lebih tua memandang pekerjaan sebagai tugas yang mereka kerjakan, kaum milenial melihat siapa diri mereka melalui pekerjaan tersebut dan bagaimana cara mereka menghabiskan waktu.

baca juga : Tips Menghemat Waktu Mencari Pekerjaan

Bagi kaum milenial konsep bekerja selama berjam-jam tidak masuk akal bagi mereka, karena mereka terbiasa memiliki akses ke segala sesuatu secara online sepanjang waktu.

Orang tua dari kaum milenial mungkin mempertanyakan kebiasaan kerja dan komitmen mereka untuk berkarir ketika melihat kaum milenial “mengulur-ulur” dengan pergi terlambat ke kantor, sering mengambil libur (jam kerja fleksibel) dan berkomunikasi dengan cara serampangan terhadap rekan kerja maupun atasan mereka melalui pesan teks atau komunikasi elektronik lainnya. Namun kenyataannya lingkungan dan kebiasaan kerja saat ini sudah jauh berbeda jika dibandingkan dengan 25 tahun yang lalu. Oleh karena itu penting bagi setiap orang tua kaum milenial untuk memahami perbedaan yang ada agar dapat mendukung karir anak-anak mereka.

Minggu, 23 September 2018

8 Hal Yang Dapat Anda Lakukan Saat Mencari Kerja

Ketika sedang mencari pekerjaan baru anda harus berkonsentrasi pada apa yang dapat anda kendalikan. Anda tidak bisa membuat sebuah peluang muncul begitu saja, atau mempengaruhi mood manager perekrutan ketika Ia melihat resume anda, atau bahkanmengubah kebijakan perusahaan untuk memastikan anda menerima panggilan wawancara tepat waktu.

8 Hal Yang Dapat Anda Lakukan Saat Mencari Kerja

Inilah yang dapat anda kendalikan. Anda memiliki kontrol penuh atas semua yang anda lakukan selama mencari pekerjaan, mulai dari menyusun resume dan surat lamaran untuk berkomunikasi dengan calon perusahaan.

Untuk memaksimalkan peluang anda mendapatkan tawaran pekerjaan, maka anda harus berusaha sebaik mungkin. Setiap hal yang anda lakukan sekarang termasuk mencari lowongan pekerjaan, menulis surat lamaran, berpakaian untuk wawancara, mengirim ucapan terimakasih dan menggunakan media sosial dapat menyukseskan atau bahkan bisa merusak pencarian kerja anda.

1. Jangan mempersulit pencarian kerja anda
Mencari pekerjaan sudah cukup sulit dengan sendirinya. Anda tidak perlu mempersulitnya lagi dengan melakukan atau mengatakan hal yang salah ketika sedang mencari pekerjaan atau wawancara.

2. Tingkatkan pencarian kerja anda menggunakan LinkedIn
Gunakan fitur LinkedIn dengan maksimal untuk membatu pencarian kerja Anda. Penting untuk menggunakan koneksi yang anda miliki dan informasi yang tersedia di LinkedIn ketika anda sedang mencari pekerjaan atau mengembangkan karir.

3. Gunakan situs pencari kerja
Situs pencari kerja memungkinkan penggunanya mencari semua situs pekerjaan terkemuka situs perusahaan, asosiasi dan situs lowongan pekerjaan lainnya yang dapat disesuaikan dengan kata kunci dan lokasi yang anda cari.

4. Sesuaikan surat lamaran anda
mengapa anda harus menyesuaikan surat lamaran anda dengan setiap pekerjaan? Karena anda ingin memastikan manager perekrutan benar- benar mamahami isinya dan bukan hanya penampilannya saja. Sesuaikan isi surat lamaran anda dengan pekerjaan yang akan anda lamar. Hal tersebut akan menunjukan kepada manager perekrutan bahwa anda adalah pilihan yang tepat untuk posisi yang dicari.

5. Berpakaian dengan tepat
Cara berpakaian anda ketika wawancara kerja benar-benar berpengaruh kepada citra anda di mata pewawancara karena itu adalah hal pertama yang mereka perhatikan dari anda, bahkan sebelum anda berjabat tangan atau berbicara sepatah katapun. Itulah mengapa penting sekali agar anda memberikan kesan pertama yang baik. Lalu apa yang tidak boleh anda kenakan untuk wawancara kerja? pakaian santai yang tidak sesuai tempatnya, terlalu banyak riasan atau parfum, dan pakaian yang terlihat kuno dan usang.

6. Kirimkan ucapan terimakasih
Menulis surat ucapan terima kasih, atau email ucapan terima kasih, setelah wawancara kerja adalah suatu keharusan. Bahkan, beberapa perusahaan menaggap kebanyakan kandidat yang telah selesai diwawancarai tidak melakukan hal tersebut. Rencanakan untuk mengirimkan surat ucapan terima kasih atau email ucapan terima kasih Anda sesegera mungkin (sebaiknya dalam 24 jam) setelah wawancara Anda.

7. Hati-hati mencari pekerjaan baru saat berada di kantor
Mengingat bagaimana cara perusahaan memantau karyawannya, tidaklah bijaksana jika anda menggunakan komputer kerja atau akun email perusahaan anda untuk mencari pekerjaan.

baca juga : Ingin Mencari Pekerjaan Saat Anda Masih Bekerja ? Ini Tipsnya

8. Waspadalah terhadap apa yang harus dan tidak dilakukan di media sosial
Media sosial, seperti Twitter dan Facebook, dapat membantu anda menemukan pekerjaan dan terhubung dengan orang-orang yang dapat membantu anda mengembangkan karier.

Bagaimanapun juga ada sisi negatif dan positif dari penggunaan media sosial sebagai sarana mencari pekerjaan. Ketika media sosial digunakan dengan cara yang salah hal tersebut dapat menjadi bumerang dan membahayakan tawaran pekerjaan yang akan datang atau bahkan pekerjaan yang anda miliki saat ini. Karena itu penting untuk berhati-hati dan mempertimbangkan apa yang seharusnya anda lakukan dan tidak anda lakukan ketika menggunakan media sosial untuk mencari pekerjaan.