Warta Kerja

Sabtu, 18 Mei 2019

10 Profesi Ini Cocok Bagi Orang Pendiam

10 Profesi Ini Cocok bagi Orang Pendiam - Menjadi orang yang pendiam jelas bukan keinginan pribadi seseorang. Sifat ini biasanya diturunkan sejak lahir. mNamun, karakter yang tenang dapat berkembang atau bertahan, tergantung pada orang-orang di sekitarnya.

Mereka yang pendiam cenderung kurang percaya diri atau malu. Seperti takut bersaing dalam mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Apabila Anda adalah orang yang pendiam atau tertutup, Anda tidak perlu berkecil hati.

Ada beberapa profesi atau pekerjaan yang lebih cocok ditangani oleh orang yang pendiam, alias tidak banyak bicara. Apakah Anda ingin tahu apa profesinya? Berikut adalah 10 profesi yang cocok bagi orang yang pendiam, yang mungkin cocok untuk Anda.

1. Pustakawan

Mungkin tidak banyak yang tahu profesi yang satu ini. Padahal, sudah ada program studi pustawakan pada beberapa Universitas Negeri di Indonesia. Dalam tugas sehari-hari mereka, pustakawan akan berurusan dengan buku dan rak penyimpanan.

Mereka hanya sesekali berinteraksi dengan orang lain ketika seseorang membutuhkan bantuan menemukan buku. Di luar itu, seorang pustakawan hampir menghabiskan hari-harinya dengan buku-buku. Karenanya, profesi ini cocok untuk Anda yang memiliki karakter pendiam.

2. Penulis

Di masa lalu penulis memanfaatkan mesin tik manual, buku catatan, dan pensil. Sekarang, buku dan komputer adalah "senjata" andalan penulis. Ditambah koneksi internet yang digunakan untuk mencari bahan dan ide tentang topik yang akan ditulis.

Semua alat yang digunakan oleh penulis bersifat pribadi. Hampir tidak berhubungan dengan orang lain. Karena tidak banyak interaksi dengan orang lain, menjadi penulis adalah pilihan yang tepat sebagai profesi untuk orang yang pendiam.

3. Akuntan

Ketika bekerja, seorang akuntan akan sering bertemu angka. Jarang bertemu orang lain yang memaksanya untuk berbicara. Yang dibutuhkan seorang akuntan adalah akurasi dan ketelitian. Salah menghitung, maka neraca keuangan perusahaan yang ditangani dapat berantakan.

Profesi ini juga membutuhkan konsistensi sehingga setiap hasil pekerjaan memiliki perhitungan yang seimbang. Karena butuh fokus yang sangat besar, akuntan memang cocok untuk mereka yang pendiam. Mereka akan bekerja tanpa banyak keterampilan dan hanya mencoba menyelesaikan tugas dengan baik.

4. Pelukis

Pelukis merupakan pekerjaan yang sangat individualis. Sangat jarang menemukan pelukis yang bekerja dengan beberapa orang secara bersamaan untuk menghasilkan satu lukisan. Ketika bekerja, pelukis juga biasanya membutuhkan tempat yang tenang dan nyaman untuk diri mereka sendiri sehingga semua imajinasi yang mereka miliki dapat muncul maksimal.

Dari mulai bekerja hingga menyelesaikan satu lukisan, tidak ada interaksi dengan orang lain. Interaksi baru terjadi ketika mereka melakukan pameran dan menjelaskan makna lukisan yang mereka buat.

5. Penerjemah

Salah satu profesi untuk orang yang pendiam adalah menjadi penerjemah. Bagaimana tidak, penerjemah hanya akan bertemu dengan kertas dan tulisan. Bahkan, karya ini hampir tidak berinteraksi langsung dengan orang lain. Komunikasi hanya terbatas pada panggilan telepon atau email.

Sisanya fokus pada menerjemahkan kalimat dari satu bahasa ke bahasa lain. Tentu saja dengan membuat penyesuaian agar lebih mudah dibaca dan dimengerti.

6. Analis Keuangan dan Saham

Pernah melihat pekerja di pasar mata uang atau bursa efek? Meskipun suasana ruangan itu sangat ramai dan penuh dengan orang, mereka benar-benar bekerja masing-masing. Karena setiap analis bekerja untuk perusahaan dan klien yang berbeda.

Mereka akan lebih bergelut dengan angka dan data. Terutama mengenai saham dan obligasi yang nilainya berubah hampir setiap detik. Hampir tidak ada waktu untuk berinteraksi dengan orang lain ketika mereka bekerja. Interaksi dilakukan sesuai kebutuhan. Seperti karena Anda harus menginformasikan satu hal penting kepada klien.

7. Desainer Grafis

Desainer grafis akan menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer. Mereka menggunakan semua kemampuan dan imajinasi mereka untuk menghasilkan desain grafis yang menarik yang sesuai dengan kebutuhan orang lain.

Interaksi yang dilakukan oleh desainer grafis dengan orang lain baru saja terjadi ketika bertemu dengan klien atau sesama desainer grafis lainnya. Pertemuan ini biasanya bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tujuan dari desain yang akan dirancang.

Selanjutnya, mereka akan kembali ke komputer. Terkadang mereka lupa waktu karena terlalu sibuk mengerjakan desain.

8. Editor Film atau Audio

Mereka yang bekerja sebagai editor film atau audio juga jarang berinteraksi. Kalaupun ada biasanya hanya di awal dan di akhir pekerjaan. Di awal ketika mendapat pengarahan tentang materi film yang harus diedit, dan kemudian berikan hasilnya ketika sudah selesai.

Sepanjang hari, mereka akan lebih fokus pada menonton dan mengedit film yang diminta oleh klien. Dalam bekerja, headphone pasti akan menempel di telinganya. Sehingga hampir tidak ada peluang bagi orang lain untuk berinteraksi dengannya.

baca juga : Tips mengurangi gugup saat wawancara bagi introvert

9. Programmer

Programmer selalu terkesan pendiam dan kaku. Faktanya, pekerjaan ini memang cocok bagi Anda yang pendiam. Merancang program atau aplikasi komputer membutuhkan fokus yang kuat, sehingga sangat jarang untuk terlibat dalam interaksi yang dapat membuat tidak konsentrasi.

Selain itu, mereka cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dengan "bermain-main" dengan bahasa pemrograman yang rumit dan membingungkan.

10. Ahli Teknologi Informasi

Tidak jauh berbeda dengan progammer, mereka yang bekerja di bidang teknologi informasi juga sering memiliki sifat dan karakter yang pendiam. Ketika bekerja, mereka akan asyik dengan komputer dan sistem jaringan yang harus mereka pertahankan agar terus berjalan dengan baik.

Mereka akan berkomunikasi dengan orang lain ketika mereka membutuhkannya. Seperti berkomunikasi dengan sesama ahli IT yang berada di pusat server atau ruang kontrol yang berbeda dari tempat mereka bekerja.

Senin, 13 Mei 2019

Menghadapi Hari Pertama Kerja untuk Fresh Graduate

Menghadapi Hari Pertama Kerja untuk Fresh Graduate - Sebagai fresh graduate yang mulai bekerja untuk pertama kalinya, tentu saja Anda akan menghadapi berbagai tantangan. Ketakutan utama Anda adalah ketidaktahuan akan dunia kerja yang sebenarnya, dinamika kantor, dan sebagainya.
Menghadapi Hari Pertama Kerja untuk Fresh Graduate

Datang Lebih Awal

Jika Anda gugup, datanglah lebih awal, setidaknya 15-30 menit sebelum jam kantor pada hari pertama. Dengan waktu luang itu, Anda bisa tenang dengan minum kopi di lobi, dan berlatih memperkenalkan diri agar Anda bisa memberi kesan pertama yang baik. Anda juga dapat membaca berita tentang perkembangan industri sebagai hal yang baik ketika memulai percakapan dengan teman baru.

Anda juga dapat menggunakan waktu luang itu untuk mengurus administrasi. Misalnya, jika Anda memerlukan kartu pass dan keanggotaan untuk memarkir kendaraan untuk memasuki area kantor setiap hari.

Buat Kesan Pertama yang Baik

Hari pertama fresh graduate bekerja akan diisi dengan perkenalan, berjabat tangan dan senyuman. Anda perlu memikirkan bagaimana untuk meninggalkan kesan yang baik setiap kali anda bertemu orang baru. Anda mesti mengingat nama rekan sekerja yang baru dikenal. Salah satu cara ialah mengulangi sebutan nama mereka setelah berkenalan.

Bertanya Apabila Tidak Tahu

Sebagai orang baru yang tidak tahu banyak, Anda perlu bertanya berbagai hal, mulai dari sistem kerja, cara menggunakan peralatan kantor, hingga posisi toilet dan pantry. Anda bisa bertanya kepada bos atau rekan kerja Anda. Jangan malu, apalagi takut. Mereka akan memahami ketidaktahuan fresh graduate yang sedang menjalani pengalaman pertamanya di dunia kerja.

Namun, batasi diri Anda untuk menanyakan hal-hal yang sangat penting. Terkadang, bertanya terlalu banyak bisa mengganggu orang lain. Jika Anda bisa berpikir kreatif dan mencoba menyelesaikan masalah Anda sendiri, maka Anda akan lebih dihargai. Tetapi, jika Anda gagal atas inisiatif Anda sendiri, maka tanyakan saja pada seseorang yang lebih tahu.

Mendengarkan dan Belajar

Ketika bos atau rekan kerja Anda menjawab pertanyaan tentang pekerjaan yang Anda minta, pastikan untuk mendengarkan dan menyerap penjelasan mereka dengan baik. Jika Anda beruntung, Anda akan menemukan rekan kerja yang baik yang ingin membimbing Anda secara langsung. Selain belajar dari orang-orang yang berpengalaman, Anda juga dapat mencari informasi dari sumber lain, misalnya dengan berselancar di dunia maya. Kemudian, Anda bisa menerapkannya pada pekerjaan Anda sendiri. Jika upaya pertama gagal, Anda bisa mencari tahu dan belajar dari kesalahan.

baca juga : Dapat Produktif Lagi Setelah Istirahat Bekerja

Jangan Pulang Lebih Awal

Setelah bekerja, Anda dapat menjalin pertemanan baru dengan rekan kerja. Jika ada beberapa rekan yang mengajak nongkrong di kafe sepulang kantor, maka jangan lewatkan kesempatan. Anda dapat memperkenalkan diri lebih jauh sambil menggali lebih dalam hal-hal yang terkait dengan dinamika kerja dan kantor dalam suasana yang lebih santai.

Beberapa pertanyaan yang dapat Anda tanyakan ketika mengobrol santai setelah bekerja, misalnya tentang budaya kantor, aktivitas selain bekerja, ke tempat makan siang favorit kolega Anda. Anda bahkan dapat bertanya bagaimana pengalaman kerja pertama seorang rekan kerja baru saja menjadi fresh graduate. Dari cerita itu, Anda bisa belajar pelajaran berharga.


Dengan kemampuan beradaptasi yang baik, Anda dapat menjalani hari pertama bekerja sebagai fresh graduate dengan lebih lancar. Ingat, bahkan jika Anda adalah orang baru dan "anak bawang" di kantor, bukan berarti Anda bisa disuruh-suruh seenaknya oleh rekan kerja lainnya. Anda harus tetap sopan. Tetapi tunjukkan bahwa Anda setara dan mampu bekerja seperti mereka

Sabtu, 11 Mei 2019

Cara Mudah Mencari Pekerjaan Lewat Internet

Cara Mudah Mencari Pekerjaan Lewat Internet - Terkadang mencari pekerjaan adalah sesuatu yang sulit bagi sebagian orang. Salah satu alasannya adalah karena kurangnya informasi dan hanya bergantung pada informan tertentu seperti keluarga atau teman.
Cara Mudah Mencari Pekerjaan Lewat Internet

Padahal pada masa perkembangan teknologi informasi ini, hal-hal seperti itu harus diminimalkan berkat kemudahan yang ditawarkan oleh internet. Prosesnya tidak memakan banyak biaya, energi, pikiran dan waktu.
Nah, Anda bisa melakukan tips sederhana di bawah ini untuk mencari pekerjaan melalui internet.

Ketik di mesin pencari pekerjaan yang anda inginkan

Cara ini adalah yang termudah yang dapat Anda lakukan, cukup masukkan kata kunci pekerjaan yang Anda inginkan dan kemudian tekan tombol pencarian. Dijamin Anda akan menemukan banyak lowongan pekerjaan yang tersedia sesuai dengan yang Anda ketik.
Apabila Anda ingin lebih spesifik, Anda dapat menambahkan lokasi kota, waktu kerja dan gaji di samping kata kunci pekerjaan yang Anda inginkan ke dalam menu pencarian.

Manfaatkan jasa situs penyedia informasi lowongan kerja

Beberapa situs seperti Jobstreeet.co.id, Lokerpalangka.net dan Karir.com dapat Anda coba untuk mencari pekerjaan yang Anda inginkan. Tampilan situs relatif mudah diakses dan tidak membingungkan serta menampilkan detail tawaran pekerjaan secara lebih luas, mulai dari jenis pekerjaan, gaji, waktu kerja, lokasi pekerjaan hingga persyaratan yang dibutuhkan.

Anda juga dapat membuat akun sendiri untuk membuat resume / CV online secara gratis. Selain itu, tanpa perlu menelepon ke sana-sini untuk bertanya tentang ketersediaan lowongan, biasanya di situs perusahaan akan menghubungi Anda untuk ditawari pekerjaan setelah melihat profil akun dan resume yang telah Anda buat.

Kunjungi website resmi perusahaan yang anda incar

Apabila Anda menargetkan suatu posisi di perusahaan, salah satu cara termudah untuk mendapatkan informasi terkait lowongan kosong adalah dengan selalu memantau informasi di situs web resmi perusahaan, terutama di menu karir apabila tersedia.

Biasanya mereka akan memperbarui lowongan pekerjaan di menu itu, jadi pastikan Anda mengunjungi situs resminya sesering mungkin.

baca juga : Aplikasikan 5 hal berikut saat mencari kerja

Gunakan media sosial sebagai alat mencari pekerjaan

Beberapa media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dapat Anda gunakan untuk mencari pekerjaan. Ikuti berbagai akun dan tagar yang menyediakan informasi tentang lowongan pekerjaan. Anda juga dapat bergabung dengan grup yang bertujuan untuk berbagi informasi terkait lowongan pekerjaan yang tersedia.

Nah, sekarang Anda tidak perlu lagi sibuk mencari kerja dengan cara konvensional yang melelahkan dan menghabiskan banyak biaya, waktu dan pikiran.

Rabu, 10 April 2019

5 Pekerjaan ini cocok untuk anda yang hobi jalan-jalan

5 Pekerjaan ini cocok untuk anda yang hobi jalan-jalan - Bekerja sambil jalan-jalan, siapa yang tidak menginginkannya? Bagi yang suka berkeliling dan berpindah tempat kerja, setidaknya bekerja sambil bepergian akan mengurangi stres dan kebosanan anda.
5 Pekerjaan ini cocok untuk anda yang hobi jalan-jalan

Banyak jenis pekerjaan yang dilakukan berpindah-pindah tempat, tidak mainstream layaknya di kantor. Pekerjaan berikut cocok untuk Anda yang suka bepergian, seperti yang dilansir dari CNBC:

1. Travel writer

Travel writer kini sangat diminati oleh para milenial karena dianggap menyenangkan. Menjadi travel writer berarti seseorang akan pergi ke tempat-tempat tertentu dan memberi tahu tempat itu dengan menuliskannya, baik dari aspek budaya hingga estetika.

Seorang travel writer biasanya dibayar untuk mereview tempat-tempat wisata tertentu, tetapi banyak travel writer juga memiliki blog ulasan mereka sendiri dan dibayar oleh pengiklan untuk menulis cerita.

Menariknya, bekerja sebagai travel writer tidak terasa seperti bekerja. Para travel writer sebenarnya sangat menikmati menjelajahi kekayaan alam dan budaya di tempat mereka singgahi.

2. Teknisi geologi

Menjadi seorang teknisi mungkin menjadi cita-cita sebagian besar anak laki-laki.

Ini karena menjadi seorang teknisi berarti menempatkan diri Anda pada risiko besar dengan peran yang sangat penting. Misalnya, seperti teknisi geologi.

Meskipun Anda memiliki risiko besar, menjadi teknisi geologi berarti Anda akan bepergian ke pedalaman untuk mencari tambang mineral atau tambang pasir dan kerikil. Bagi Anda yang suka berjalan-jalan di alam, pekerjaan ini tentu akan menyenangkan.

3. Ahli ilmu hewan/ zoologi

Para ahli ilmu hewan berbeda dari pengasuh hewan. Menjadi zoologi mengharuskan Anda untuk mempelajari perilaku hewan, menganalisis bagaimana mereka berinteraksi dan dampaknya terhadap lingkungan mereka.

Karena hewan tersebar di berbagai titik, tentu saja Anda akan sering bepergian ke pedalaman untuk mendekati mereka. Sama seperti teknisi geologi, jika Anda suka melakukan wisata alam dan ingin tahu tentang binatang, Anda cocok untuk bekerja sebagai ahli zoologi.

4. Pilot

Siapa yang tidak kenal profesi ini? Hampir semua anak menyebut profesi pilot sebagai salah satu impian mereka ketika mereka dewasa. Alasannya, karena bisa terbang kemana-mana, mengendarai pesawat.

Anda akan bepergian ke seluruh dunia jika Anda seorang pilot. Anda dapat menjelajahi kota-kota di seluruh dunia dan menikmati keindahannya. Meski begitu, menjadi pilot memiliki risiko yang cukup besar.

5. Teknisi kapal

Sama seperti pilot, teknisi kapal juga berpindah dari satu tempat ke tempat lain saat bekerja. Mereka akan berlayar selama berbulan-bulan ke tujuan mereka. Biasanya, pelaut akan tinggal sebentar di pemberhentian mereka sebelum kembali ke rumah.

Menariknya, saat menginap di pemberhentiannya para pelaut dapat menjelajahi daerah tersebut dan berjalan di sekitar kota. Pelaut juga memiliki banyak teman dari seluruh dunia berkat pekerjaan mereka.

Selasa, 09 April 2019

Sisi positif dan negatif bekerja dari rumah

Sisi positif dan negatif bekerja dari rumah - Saat Anda mulai tumbuh dewasa, seseorang pasti harus tahu dunia kerja. Namun, dengan perkembangan era teknologi, tren kerja telah berubah.
Sisi positif dan negatif bekerja dari rumah

Sebelumnya, orang harus pergi ke kantor, tetapi sekarang bisa dilakukan di rumah. Ini disebut kerja jarak jauh atau pekerjaan remote. Pekerjaan jenis ini sangat diminati para milenial. Tantangannya adalah mereka yang bekerja dari jarak jauh sering dicap sebagai penganggur oleh masyarakat. Pernahkah Anda mengalami hal ini?

Inilah beberapa sisi positif dan negatif bekerja dari rumah


1. Jam Kerja Lebih Fleksibel

Para milenial dikenal aktif, kreatif, dan penuh karya. Mereka dikenal memiliki banyak kegiatan pendukung passion mereka. Akibatnya, ketika harus bekerja dengan jam kerja tertentu, itu akan merepotkan karena terlalu menggangu untuk berkarya. Karena itu, banyak yang datang terlambat dan akhirnya merasa berat ketika harus bangun pagi untuk bekerja di kantor.

Oleh karena itu, pilihan pekerjaan remote adalah prioritas mereka sekarang. Mereka masih bisa bekerja sambil mengejar hobi atau melakukan kegiatan lain. Pekerjaan juga dapat disesuaikan dengan jam yang mereka tentukan sendiri.

2. Bebas dari Kejenuhan

Terkadang, bekerja di kantor sangat membosankan. Masalahnya adalah bahwa setiap hari Anda harus bertemu orang itu-itu saja. Sedangkan dengan menjadi pekerja remote, Anda bebas menentukan di mana tempat yang ideal untuk melakukan tugas itu. Saat ini, sudah ada banyak ruang kerja bersama yang tersedia bagi mereka yang suka bekerja secara mandiri tanpa perlu seragam.

3. Pengeluaran menjadi lebih hemat

Dengan menjadi pekerja remote, Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya transportasi. Tidak perlu memikirkan makan siang. Sebab, Anda bisa makan dan terus bekerja di rumah. Perusahaan juga mendapat manfaat karena tidak perlu menyediakan fasilitas bagi karyawan. Maka situasi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak tercipta.

4. Harus Pandai Mengatur Waktu

Supaya jadwal tidak kacau, Anda perlu menerapkan manajemen waktu yang baik. Karena sangat fleksibel, hal ini menjadi bumerang bagi Anda.
Karena kesibukan dengan melakukan pekerjaan sambilan, akhirnya pekerjaan utama pun terabaikan. Memang tidak mudah. Disiplin masih menjadi senjata utama bagi pekerja remote.

5. Persaingan dalam Bekerja Setiap Saat Dapat Berubah

Salah satu manfaat bekerja di kantor, Anda memiliki peluang untuk naik ke tingkat karier yang lebih tinggi. Ada saat-saat ketika junior naik ke status senior.

Sedangkan untuk pekerja remote berbeda. Karena tidak bertatap muka, Anda juga kesulitan belajar banyak dari rekan kerja. Begitu juga dengan persaingan dalam bekerja di suatu perusahaan.

Jumat, 05 April 2019

Negara dengan waktu istirahat kerja terpanjang di dunia

Negara dengan waktu istirahat kerja terpanjang di dunia - Waktu istirahat kerja rata-rata di sebagian besar negara hanya satu jam. Sama seperti di Indonesia, di mana jam makan siang untuk karyawan umumnya mulai pukul 12 hingga 1 siang.
Negara-dengan-Waktu-Istirahat-Kerja-Terpanjang-di-Dunia

Meski begitu, beberapa negara lain ternyata memiliki istirahat kerja yang sangat panjang. Tidak hanya makan siang, karyawan juga dapat menikmati tidur siang sebelum kembali bekerja di kantor.

Karena begitu lama, karyawan bisa pulang dan menikmati makan siang bersama keluarga. Seperti dilansir halaman rd.com, lima negara berikut memanjakan karyawannya dengan istirahat kerja terpanjang di dunia:

Brasil

Dengan waktu istirahat kerja selama 2 jam,karyawan di Brasil tahu bagaimana memanfaatkan istirahat kerja mereka. Mereka akan mengatur pertemuan di luar kantor pada pukul 10:30 hingga 11:00 dan istirahat makan siang selama dua jam.

Prancis

Istirahat kerja 2 jam bukan hanya karyawan biasa, bahkan sebagian besar toko di kota dan daerah pedesaan di Prancis tutup antara pukul 2 sampai 4 sore. Istirahat makan siang ini hampir bersamaan untuk anak-anak dan orang dewasa.

Rata-rata orang Prancis membutuhkan waktu hingga 45 menit untuk menghabiskan makan siangnya.

China

Dengan istirahat kerja selama 2 jam, pekerja di China menerima istirahat 2 jam mulai pukul 14:00. Dimulai dengan makan siang dan ditutup dengan tidur siang.

Beberapa pabrik juga mengizinkan karyawan untuk tidur siang selama 30 menit atau kurang.

Yunani

Dengan istirahat kerja selama 3 jam istirahat kerja yang panjang di Yunani bukan hanya tentang makan siang. Tetapi juga karena waktu makan tradisional di negara ini.

Orang Yunani menganggap makan siang sebagai makanan terbesar dan terpenting pada hari itu. Sebagian besar karyawan pulang untuk makan dan tidur siang sebelum kembali bekerja pada jam 5 sore.

baca juga : 5 Tipe orang yang akan kalian temukan di Dunia Kerja

Spanyol

Istirahat kerja 3 jam Siesta (tidur siang) dari Spanyol bukan lelucon belaka. Sebagian besar perusahaan di Spanyol menyediakan waktu makan siang mulai pukul 14:00 hingga 17:00. Setelah itu, karyawan terus bekerja selama tiga jam sebelum kembali ke rumah.

Rentang waktu dipilih karena cuaca sangat panas dan menyebabkan produktivitas kerja karyawan menurun. Tidak mengherankan, banyak karyawan menggunakannya untuk tidur siang di antara jam kerja.