Rabu, 19 September 2018

7 Tips Agar Wawancara Kerja Berjalan Lancar

Meskipun anda telah sering mengikuti beberapa wawancara keja, namun faktanya wawancara kerja tidak akan menjadi lebih mudah. Seiring dengan panggilan wawacara baru, maka orang baru pula yang akan anda temui, dan otomatis anda akan kembali menjabarkan resume anda bagai kegiatan yang berulang. Dan tentu saja anda dituntut untuk tetap semangat dan antusias melaluinya. Hal ini akan menjadi tantangan, terlebih ketika anda sedang menjalani wawancara untuk pekerjaan yang benar-benar anda inginkan.

7 Tips Agar Wawancara Kerja Berjalan Lancar

Ada banyak cara untuk mengurasi stress menjelang wawancara kerja. Semakin banyak persiapan yang anda lakukan maka semakin lancar pula wawancara yang akan anda jalani. Ingat, wawancara kerja bukanlah seperti ujian dimana anda perlu belajar berjam-jam lamanya. Sebaliknya, yang perlu anda lakukan hanyalah mempelajari perusahaan yang anda minati dengan giat. Pahami benar kriteria seperti apa yang perusahaan tersebut butuhkan, dan pastikan anda dapat meyakinkan perusahaan tersebut dengan pengalaman yang anda miliki serta kelebihan yang membuat anda pantas untuk pekerjaan tersebut.

Pada akhirnya, kunci agar wawancara berjalan efektif adalah dengan membangun kepercayaan diri, bersikap positif, dan berbagi pengalaman serta kualifikasi anda atas pekerjaan tersebut. Ambillah waktu untuk mengembangkan kemampuan wawancara anda agar di wawancara kerja selanjutnya anda telah memiliki strategi yang efektif. Ide yang bagus jika anda terlebih dahulu berfokus pada kemampuan komunikasi, sehingga kelak anda dapat berbicara dengan jelas dan ringkas tentang kelebihan apa yang dapat anda tawarkan kepada perusahaan tersebut.

Dengan persiapan yang matang maka wawancara akan berjalan sukses dan anda dapat ‘menjual’ pengalaman yang anda miliki untuk menjadikan anda kandidat ideal bagi perusahaan tersebut.

7 Tips Wawancara Kerja

Berikut beberapa tips agar wawancara kerja berjalan efektif. Persiapan yang matang dapat meringankan stress akibat wawancara kerja dan membuat anda tetap berfikir positif sehingga wawancara berjalan sukses.

1. Latihan dan persiapan
Tinjau kembali pertanyaan yang sering diajukan oleh perusahaan pada saat wawancara kerja, dan berlatihlah menjawabnya dengan tepat, spesifik namun ringkas. Sesuaikan jawaban anda dengan skill yang diinginkan pewawancara serta relevan dengan posisi yang dibutuhkan. Pastikan untuk meninjau kembali daftar pekerjaan yang dibutuhkan lalu buatlah daftar persyaratan yang diminta, dan kemudian sesuaikanlah dengan pengalaman yang anda miliki.

Ingatlah untuk selalu menjawab dengan tepat sesuai pertaannyaan yang diajukan, karena itu perhatikan dengan seksama setiap hal yang diucapkan oleh pewawancara agar jawaban anda sesuai dan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pewawancara tersebut.

Kemudian, buatlah daftar pertanyaan yang ingin anda ajukan kepada pewawancara. Hampir di setiap wawancara kerja, anda akan diberikan kesempatan untuk bertanya tentang perusahaan tersebut, oleh karena itu ada baiknya untuk mempersiapkan setidaknya satu atau dua pertanyaan, hal ini dapat mengisyaratkan bahwa anda tertarik dengan perusahaan tersebut.

2. Bangun hubungan dengan pewawancara
Hal berikutnya yang menunjukkan bahwa anda benar-benar tertarik dengan perusahaan tersebut adalah dengan mencoba mencari tau nama pewawancara, sehingga anda bisa menggunakannya selama wawancara kerja berlangsung.(anda dapat menanyakannya sebelum wawancara atau mendengarkan dengan seksama ketika pewawancara mengenalkan diri. Jika anda adalah tipe orang yang pelupa, maka cobalah untuk menuliskan nama pewawancara tersebut di kertas kecil dibagian bawah catatan anda)

Pada akhirnya, membangun hubungan baik dan personal dengan pewawancara dapat meningkatkan kesempatan anda untuk diterima. Seseorang cenderung menerima kandidat yang mereka sukai dan terlihat cocok dengan budaya perusahaan.

3. Pelajari dan tunjukan apa yang anda tahu
Tugas anda berikutnya adalah mencari tahu dan mempelajari perusahaan tersebut, jadi anda telah siap sedia ketika anda diajukan pertanyaan seperti “Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?” namun bila pertanyaan tersebut tidak diajukan, anda dapat mencoba mendemonstrasikannya dengan cara anda sendiri.

Anda harus berusaha mengumpulkan informasi tentang sejarah perusahaan tersebut, misi dan visi, staf, budaya, dan pencapaian terbaru di situs webnya.

4. Persiapan yang matang
Aturlah waktu dengan baik, jangan menunggu hingga detik terakhir untuk mempersiapkan hal-hal penting seperti pakaian wawancara, mencetak resume, atau bahkan mempersiapkan buku catatan dan pulpen. Persiapkan semuanya dengan matang sehingga anda tidak khawatir dan panik.

Dengan mempersiapkan segalanya (dari sepatu apa yang akan anda kenakan, bagaimana tatanan rambut anda, dan jam berapa anda pergi serta transportasi apa yang akan digunakan), maka waktu luang yang anda miliki dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan pikiran yang jernih menjelang wawacara.

Pastikan pakaian yang anda kenakan rapi, bersih, dan sesuai dengan tipe perusahaan yang anda tuju. Serta bawalah portofolio, resume, termasuk pulpen dan kertas untuk mencatat.

5. Tepat waktu (datang lebih awal)
Datanglah lima sampai sepuluh menit lebih awal dari waktu yang telah ditentukan. Akan lebih baik jika anda terlebih dahulu melakukan survey ke lokasi wawancara sehari sebelumnya, sehingga anda dapat menyesuaikan waktu dengan baik dan tidak bingung mencari lokasi ketika hari H tiba. Dengan datang lebih awal, anda akan memiliki waktu untuk pergi ke kamar kecil, memeriksa pakaian, dan juga menenangkan diri.

baca juga : 10 Jenis Pertanyaan Yang Sering Muncul Saat Wawancara Kerja

6. Tetap tenang
Selama wawancara kerja, sebisa mungkin cobalah untuk tetap rileks dan tenang. Ingat, bahasa tubuh anda menunjukkan siapa diri anda. Persiapan yang baik akan meningkatkan rasa percaya diri.

Saat wawancara berlangsung jagalah kontak mata anda dengan pewawancara. Dengarkanlah seluruh pertanyaan sebelum menjawab, dan pastikan anda memperhatikan pertanyaan dengan baik agar anda tidak lupa dan tahu benar apa yang ditanyakan. Hindari memotong pembicaraan, terlebih ketika pewawancara sedang bertanya. Jika anda butuh waktu untuk berpikir sejenak, itu adalah pilihan yang lebih baik daripada langsung menjawab pertanyaan namun dengan nada tidak pasti seperti “hmm”

7. Tindak lanjut setelah wawancara
Selalu akhiri wawancara anda dengan ucapan terima kasih dan mengingatkan kembali ketertarikan anda terhadap perusahaan tersebut. Anda juga dapat mengatakan hal-hal yang belum sempat atau lupa anda ucapkan ketika wawancara berlangsung. Jika anda memiliki wawancara dengan beberapa orang yang berada dalam satu perusahaan, ucapkanlah rasa terimakasih anda melalui email kepada masing-masing orang kurang dari 24 jam setelah wawancara.
Comments


EmoticonEmoticon